USD/JPY: Bulls Perlu Muncul Dan Bertahan Di Atas SMA 200-Hari Lagi

USD/JPY mixed di Tokyo, dibuka di 110,23 dan jatuh 10 pips sebelum berbalik naik ke tertinggi 110,32 sejauh ini. Secara krusial pasangan ini kembali untuk menguji SMA 200-hari setelah sesi semalam yang penting dengan hasil hawkish dari FOMC, meskipun secara luas hasil tersebut sudah diharapkan.

FOMC menaikkan kisaran target untuk federal funds rate menjadi 1,75-2,00% dari 1,50-1,75%. Delapan dari 15 pejabat Fed sekarang menduga setidaknya empat kenaikan suku bunga akan dibutuhkan tahun ini, naik dari tujuh pejabat pada pertemuan Maret. Proyeksi median sekarang menyiratkan 4 kenaikan pada 2018 daripada 3 kenaikan seperti pada SEP Maret. Anggota-anggota FOMC juga mengakui prospek ekonomi AS membaik.

Hal-hal penting dari FOMC adalah:

Proyeksinya 2,4% dari 2,1% sebelumnya dengan 4 kenaikan suku bunga di 2018.
The Fed melihat 3 kenaikan pada 2019 menjadi 3,1% dari 2,9%.
The Fed telah menaikkan prospek PDB mereka menjadi 2,8% dari 2,7%.
The Fed telah menurunkan tingkat pengangguran mereka menjadi 3,6% dari 3,8%.
The Fed melihat PCE inti pada akhir 2018 di 2,0% dari 1,9%.
The Fed melihat inflasi PCE 2,1% dari 1,9%.

Namun, sikap hawkish FOMC segera diimbangi oleh laporan bahwa AS akan menindaklanjuti tarif/bea pada $50 miliar impor China secepat Jumat ini, meningkatkan taruhan potensi perang dagang. USD/JPY telah mencapai tertinggi 110,84 tetapi jatuh kembali dan diperdagangkan serendah 110,08 di awal sesi Asia. Dari sini, semua perhatian akan tertuju pada kebisingan perang dagang sambil mengawasi BoJ, tetapi terutama ECB akan lebih dari sebuah pertemuan mengingat Peter Praet, kepala ekonom European Central Bank dalam pidatonya sebelumnya mengkonfirmasi pertemuan kebijakan akan menjadi sangat penting untuk mencapai keputusan perihal kapan harus mengakhiri program pembelian obligasi lembaga.

Adapun untuk BoJ:

"Ada sedikit harapan bahwa pertemuan kebijakan BoJ pada akhir pekan akan melakukan apa saja selain peluang bagi bank sentral untuk memperkuat komitmennya terhadap program QQE yang sangat besar. Inflasi tetap lemah dan ada spekulasi bahwa pembuat kebijakan dapat menurunkan prakiraan harga dalam pertemuan Juni atau Juli untuk TF2018 dan seterusnya setelah rilis data April lemah. Hal tersebut akan dicerna oleh pasar sebagai pesan kebijakan dovish yang dapat memperkuat nada yang lebih baik dalam USD/JPY saat ini. Kami mengharapkan USD/JPY untuk bertahan di sekitar level 100 pada tampilan 3 bulan,"

analis di Rabobank menjelaskan.

Level-level USD/JPY

Bulls harus muncul dan bertahan di atas SMA 200-hari pada basis harian untuk membuka risiko menuju 111,39 puncak Mei. 111,50 adalah penghalang option yang berdiri kuat sebelumnya, tepat di atas 111,39 tertinggi Mei di daerah padat di mana 161,8% dari terendah Mei & 76,4% dari penurunan Mei berada. Secara luas, 112,30, (Fibos di 112,22/33) tetap menjadi target sisi atas utama. Di sisi sebaliknya, prop Tenkan terletak di 109,19.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • Mayor
  • USDJPY