Surat Kabar Hong Kong : Harga Properti Merupakan Ancaman Besar Bagi Stabilitas Keuangan China

South China Morning Post, sebuah surat kabar Hong Kong, hari ini menyampaikan laporan komentar yang dibuat oleh mantan penasehat Dewan Negara China, Xia Bin, yang bekerja sebagai pejabat senior di People's Bank of China.

Kutipan Utama

Risiko sistemik sulit dipahami dan menyebar cepat di China.

Rasio pinjaman nonformal resmi China, misalnya, memiliki sedikit kemiripan dengan angka yang sebenarnya ... "Dari perspektif yang dinamis, harus di luar [angka resmi] 2 persen".

Demikian pula, eksposur bank ke pasar properti jauh lebih tinggi daripada angka resmi yang disarankan.

Angka resmi mengatakan bahwa sekitar seperempat dari semua pinjaman bank yang beredar terkait dengan real estat, tetapi Xia mengatakan angka sebenarnya bisa setinggi 80 persen jika semua pinjaman yang menggunakan properti sebagai agunan diperhitungkan.

Seluruh ekonomi China telah "dibajak" oleh properti, dan itu telah menciptakan ancaman besar terhadap stabilitas keuangan negara.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • China