Produsen Inggris Mengecam Rencana Paeban Pasca Brexit - FT

Stephen Phipson, Kepala Eksekutif EEF, badan perdagangan yang mewakili perusahaan-perusahaan manufaktur terkemuka Inggris, mengatakan dalam sebuah surat kepada Menteri Urusan Bisnis Greg Clark bahwa apa yang disebut rencana "fasilitasi maksimal" tidak dapat siap pada akhir periode transisi Brexit di 2020, laporan Financial Times (FT).

Kutipan Utama:

Memperingatkan bahwa rencana pabean Inggris-UE yang disukai oleh menteri-menteri Eurosceptic seperti menteri luar negeri Boris Johnson untuk setelah Brexit adalah “ilusi”.

Proposal tersebut memiliki "kelemahan mendasar", mengatakan bahwa "naif" dan "tidak realistis" untuk percaya bahwa perbatasan teknologi tinggi, tanpa gesekan dapat diberikan pada akhir transisi.

“Menyarankan ‘fasilitas maksimal’ adalah solusi untuk masalah langsung kami adalah ide yang tidak mungkin.”

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • Inggris
  • Brexit
  • Politik