Minyak Tetap Dalam Penawaran Beli Di Asia Di Seputar Sanksi Venezuela Dan Pemangkasan Output OPEC

Benchmark minyak diperdagangkan hijau pada waktu penulisan di seputar pemangkasan output OPEC dan masalah pasokan di Venezuela.

Minyak Brent melonjak ke tertinggi 8-hari $63,32 per barel kemarin setelah Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengatakan bahwa mereka telah memangkas outputnya hampir 800.000 barel per hari di Januari menjadi 30,81 juta barel per hari.

Arab Saudi, pemimpin de-facto OPEC, mengumumkan bahwa mereka telah mengurangi produksinya hingga 500.000 barel per hari di atas pemangkasan output yang disepakati di bawah kesepakatan OPEC.

Lebih jauh, Energy Information Administration (EIA) mengatakan bahwa output Venezuela turun ke 1,22 juta barel per hari.

Ke depan, minyak dapat terus naik, berkat menurunnya pasokan OPEC dan Venezuela. Namun momentum bullish dapat melemah jika data AS, yang akan dirilis hari ini, menunjukkan kenaikan besar dalam inventaris minyak.

Pada saat penulisan, Brent diperdagangkan di $63,06 per barel, mewakili kenaikan 1 persen hari ini. WTI juga dalam penawaran beli yang lebih baik di $53,65 per barel.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • Minyak
  • WTI
  • Brent