IEA Pangkas Estimasi Pertumbuhan Permintaan Minyak 2019 Dan 2020 100.00 bph


International Energy Agency (IEA) mengeluarkan laporan pasar minyak bulanannya, dengan sorotan utama tercatat di bawah ini.

Pasokan minyak global turun 1,5 juta bph di September menjadi 99,3 juta bph setelah serangan terhadap situs minyak Saudi.

Pasokan minyak mentah Saudi pada September anjlok 770.000 bph menjadi 9,02 juta bph, terendah sejak 2011.

Serangan tersebut membuat sekitar 6% pasokan minyak global offline, kerugian tunggal terbesar volume minyak mentah dalam sejarah modern.

Ekspor Saudi ke pelanggan terbesar China naik 20.000 bph menjadi 1,6 juta bph pada September.

Estimasi pertumbuhan permintaan minyak tahun 2020 yang lebih rendah mencerminkan perkiraan ekonomi lebih lemah.

Pertumbuhan pasokan non-OPEC, dipimpin oleh AS, Brasil dan Norwegia, meningkat dari 1,8 juta bph menjadi 2,2 juta bph pada tahun 2020.

Persediaan mungkin turun pada kuartal keempat, bahkan dengan pemulihan cepat output Saudi dan pasokan stabil dari OPEC lainnya.

Output minyak mentah OPEC turun ke terendah 10-tahun 28,8 juta bph di September.

Melihat permintaan minyak mentah OPEC turun di 2020 menjadi 29 juta bph.

Stok minyak OECD naik 20,8 juta barel di Agustus menjadi 2,974 miliar barel, 43,1 juta barel di atas rata-rata 5 tahun.

Menurunkan estimasi pertumbuhan permintaan minyak untuk 2019 dan 2020 sebesar 100.000 bph, menjadi 1 juta bph dan 1,2 juta bph.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

Feed news

Berita Terkini

Pilihan Editor

EUR/USD Mencari Arah Di Sekitar 1,1160

Mata uang tunggal mempertahankan kisaran familiarnya sejauh awal minggu ini, mendorong EUR/USD untuk berputar-putar di sekitar wilayah 1,1160. Spot berjuang untuk memperpanjang reli untuk sesi kelima berturut-turut pada hari Senin meskipun naik ke tertinggi baru 2-bulan tepat di bawah 1,1180 di awal sesi.

Berita EUR/USD Lainnya

USD/JPY Mundur Menuju Pertengahan 108 Meskipun Yield Obligasi-T AS Naik

USD/JPY berjuang untuk membuat pergerakan tegas di salah satu arah minggu lalu dan berfluktuasi dalam kisaran relatif ketat di atas 108. Meskipun pasangan ini naik ke area 108,70 selama pagi Eropa, pasangan ini gagal mempertahankan momentumnya.

Berita USD/JPY lainnya

Analisis EUR/USD: Tunggu Katalis Bullish Berikutnya

EUR/USD telah memulai hari lemah secara moderat menuju level 1,1149, meskipun pulih untuk mencapai tertinggi baru bulanan 1,1179, diperdagangkan tanpa gangguan antara level-level tersebut sebelum pembukaan Wall Street.

Analisa EUR/USD Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan sarana ini. Sarana ini mendeteksi kepadatan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti perdagangan pakar kami dengan alat Posisi Perdagangan

Temukan bagaimana posisi perdagangan kontributor khusus FXStreet (Pedagang Ritel, Pialang, dan Bank) saat ini untuk EUR/USD dan aset lainnya. Anda dapat mengklik setiap perdagangan untuk membaca analisis yang menjelaskan keputusan atau menggunakan agregat posisi untuk memahami bagaimana likuiditas didistribusikan di sepanjang skala harga.

Posisi Perdagangan

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

ANALISA