Emas Turun Di Asia Ketika Saham Naik

Emas (XAU/USD) diperdagangkan dalam posisi yang tidak menguntungkan di tengah aksi risk-on di bursa ekuitas.

Saat penulisan, logam kuning di $1.345 - turun 0,20 persen hari ini. Sementara itu, S&P 500 futures melaporkan kenaikan 0,27 persen.

Namun, indeks Asia diperdagangkan dengan beragam. Misalnya, saham China turun 0,34 persen dan Kospi Korea Selatan telah merosot 0,21 persen. Di sisi lain, S&P/ASX 200 Australia naik 0,30 persen, mungkin karena sikap dovish RBA pada suku bunga.

Penurunan emas agak mengejutkan karena kurva yield flat yang tanpa henti adalah bearish bagi USD. Juga, logam terlihat bullish menurut grafik teknis, tetapi penembusan tetap sulit dipahami.

Level-Level Teknis Emas

Pergerakan di atas $1.350 (tertinggi hari sebelumnya) dapat menghasilkan uji ulang penawaran jual di sekitar $1.362 (tertinggi 16 Februari), di atasnya resisten utama terlihat di $1.365 (tertinggi 11 April). Untuk sisi bawah, penembusan support di $1.341 (moving average 10-hari) akan memungkinkan penurunan ke $1.333 (terendah 12 April) dan $1.331 (MA 50-hari).

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.