Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga di 6%

Bank Indonesia merilis keputusan suku bunganya hari ini, mempertahankan suku bunga sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%

Kutipan dari laporan Bank Indonesia di situs resminya

Keputusan tersebut sejalan dengan upaya menjaga stabilitas eksternal perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. Bank Indonesia akan terus mencermati kondisi pasar keuangan global dan stabilitas eksternal perekonomian Indonesia dalam mempertimbangkan terbukanya ruang bagi kebijakan moneter yang akomodatif sejalan dengan rendahnya inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Poin-poin penting lainnya dalam laporan:

  • Pemulihan ekonomi global lebih rendah dari prakiraan dengan ketidakpastian pasar keuangan yang kembali meningkat.
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih rendah dari prakiraan dipengaruhi ekonomi global yang menurun.
  • Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mencatat surplus sehingga menopang stabilitas eksternal. 
  • Nilai tukar Rupiah melemah pada Mei 2018 dipengaruhi dampak ketidakpastian global serta pola musiman peningkatan permintaan valas. 
  • Inflasi April 2019 terkendali sehingga menopang stabilitas perekonomian secara keseluruhan.
  • Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga disertai fungsi intermediasi yang berjalan baik dan risiko kredit yang terkendali.
  • Kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai selama triwulan I 2019. 

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • SukuBunga
  • IndikatorEkonomi
  • Indonesia