Asia: Twist Dovish Di Ekonomi-Ekonomi Yang Lebih Besar - ABN AMRO

Arjen van Dijkhuizen, ekonom senior di ABN AMRO, menyarankan bahwa dengan melambatnya pertumbuhan Asia, risiko negatif telah meningkat, dan timbul pertanyaan apakah para pembuat kebijakan di Asia memiliki ruang yang cukup untuk memberikan kebijakan moneter yang berlawanan dengan siklus dan mengambil langkah-langkah stabilisasi jika diperlukan.

Kutipan Utama

"Berfokus pada ekonomi-ekonomi terbesar, kami berharap pihak berwenang China melanjutkan pelonggaran moneter hati-hatinya (PBoC melakukan pemangkasan lainya pada RRR 100bps bulan ini). Kami masih tidak mengharapkan pelonggaran agresif, karena pihak berwenang harus melanjutkan tindakan penyeimbangan mereka antara menjaga pertumbuhan dalam jangka pendek dan memastikan proses deleveraging keuangan teratur dalam jangka panjang. Sementara itu di India, kami mengharapkan kebijakan moneter yang lebih dovish di bawah gubernur baru Das.”

“Kami tidak melihat kenaikan suku bunga lagi tahun ini. Jika tekanan inflasi tertahan (kebijakan rate riil saat ini sekitar 4%) dan transaksi berjalan tetap terkendali, RBI bahkan dapat memilih satu atau lebih penurunan suku bunga. Di Korea Selatan, kami sekarang hanya mengharapkan satu (bukan dua) kenaikan suku bunga di 2019.”

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • China
  • Asia
  • BankSentral
  • India
  • Bank