Dollar Makin Tergelincir Pasca Fed Minutes

Dollar jatuh ke level terendah dalam dua minggu setelah FOMC Minutes menunjukkan sebagian pejabat merisaukan adanya potensi bahwa inflasi rendah tidak sementara, prospek yang dapat mempengaruhi arah kebijakan.

Dalam notulen rapat 19-20 September lalu, disebutkan bahwa para pejabat berdebat mengenai prospek kenaikan inflasi dan bagaimana nasib kenaikan suku bunga bila inflasi tidak naik sesuai skenario. Banyak pejabat yang menyampaikan kekhawatiran inflasi rendah tahun ini dapat mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Oleh karena itu, perlu bersabar dalam mengurangi akomodasi sembari menilai tren inflasi.

Meski merisaukan prospek inflasi, para pejabat meyakini beberapa badai yang menerpa AS tidak akan memukul ekonomi dalam jangka menengah. The Fed punya dua rapat lagi tahun ini, yaitu pada 31 Oktober-1 Nopember, dan selanjutnya di Desember. Sejauh ini, para pejabat menegaskan kondisi terkini belum mempengaruhi wacana kenaikan suku bunga di Desember.

Tidak ada even ekonomi penting terjadwal di AS malam nanti, fokus selanjutnya adalah data inflasi yang akan diumumkan besok. Inflasi tahunan AS diperkirakan naik ke 2,3% pada September dari 1,9% di Agustus. Sedangkan inflasi inti diperkirakan naik ke 1,8% dari 1,7%. Data lainnya adalah penjualan ritel dan sentimen konsumen.

Indeks dollar turun 0,1% ke 92,83 setelah turun 0,4% kemarin. Sejak menyentuh level tertinggi dalam dua bulan di 94,25 indeks mengalami koreksi. Penutupan di bawah 92,60-92,40 menjadi pembuka menuju 92,20-92,00. Terhadap yen, dollar melemah 0,1% ke 112,35 setelah flat kemarin. Setelah menyentuh 113,45 akhir pekan lalu, dollar cenderung tertekan.

Sementara itu, euro sedang menuju penguatan empat sesi berturut-turut berkat meredanya gejolak politik di Spanyol. Catalonia akhirnya memutuskan untuk menunda pengumuman kemerdakaan. Presiden Catalonia Carles Puigdemont mengajak Madrid untuk berdialog. Sembari menunggu perkembangan politik Spanyol, pasar akan menyimak pidato Presiden ECB Mario Draghi dalam acara di Washington, AS.

Euro menguat 0,1% ke $1,1875 setelah menguat 0,3% kemarin. Para analis memperkirakan level $1,20 bisa kembali diraih bila pelemahan dollar berlanjut. Tapi patut diwaspadai penurunan lanjutkan ke $1,17-1,16.


EURUSD
eurusd

USDJPY
usdjpy

GBPUSD
gbpusd

USDCHF
usdchf

AUDUSD
audusd

Dengan bangga kami memberikan informasi dan rekomendasi pergerakan harga produk yang ditransaksikan sebagai subjek kontrak berjangka khusus kepada Nasabah dan pihaknya yang tengah berinvestasi di industri bursa berjangka melalui perusahaan “kami”. Dengan menggunakan informasi dan rekomendasi ini, Nasabah mengakui bahwa : Informasi dan rekomendasi yang diberikan oleh kami kepada Nasabah tidak selalu akurat dan lengkap sehingga perlu diversifikasi; Pergerakan harga yang kami berikan ini baik secara fundamental maupun teknikal diambil dari sumber yang kami yakini bisa dipercaya dan diolah oleh Departemen Riset PT. SoeGee Futures; Setiap amanat beli atau jual yang disampaikan oleh Nasabah atau kuasanya yang ditunjuk secara tertulis oleh Nasabah, yang mengacu pada sajian informasi dan rekomendasi kami ini adalah menjadi tanggungjawab nasabah sepenuhnya. Karena data, analisa, informasi dan rekomendasi yang kami berikan ini hanyalah bersifat prediksi belaka.