Pratinjau Laporan Pekerjaan Inggris: Dengan Brexit Dikesampingkan, Upah Yang Optimis Bisa Mengangkat Pound

  • Laporan pekerjaan Inggris diperkirakan akan tetap optimis, meskipun klaim pengangguran meningkat.
  • Brexit sekarang dikesampingkan, memungkinkan data untuk menggerakkan pound.
  • Bias mendukung kenaikan GBP/USD.

Inggris mempublikasikan data Tingkat Pengangguran dan Penghasilan Rata-rata untuk bulan Februari dan Perubahan Hitungan Klaim untuk bulan Maret pada hari Selasa, 16 April, pada jam 8:30 GMT (15:30 WIB)

Pasar pekerjaan yang optimis, tidak ada perubahan yang diharapkan

Pasar tenaga kerja Inggris berjalan cukup baik. Tingkat pengangguran turun menjadi 3,9% pada Januari, dengan rekor pekerjaan. Upah tumbuh pada standar yang memuaskan sebesar 3,4%, termasuk dan non bonus.

Kekhawatiran berasal dari Perubahan Hitungan Pengangguran Yang Mengklaim, atau klaim pengangguran, yang telah meningkat selama beberapa waktu. Melompat sebesar 27 Ribu mengecewakan pada bulan Februari. Meskipun ada peningkatan pencari pekerjaan baru-baru ini, pasar tenaga kerja tetap kuat.

Diperkirakan angka serupa sekarang: tingkat pengangguran diproyeksikan tetap tidak berubah pada 3,9%. Upah termasuk bonus diperkirakan akan meningkat menjadi 3,5% dan tidak termasuk bonus akan tetap di 3,4%.

Karena angka-angka ini bagus, sedikit kekecewaan mungkin akan sirna.

Bias positif yang serupa juga berlaku untuk klaim, tetapi untuk alasan yang berbeda. Karena ekspektasi rendah, untuk kenaikan 20 ribu lagi, level yang sama dengan 27 ribu bulan lalu tidak akan mengejutkan, dan kenaikan yang lebih kecil akan menjadi berita baik.

Brexit dan sentimen berisiko

Angka-angka tersebut dirilis setelah Uni Eropa memberikan perpanjangan enam bulan u.ntuk Pasal 50, menunda Brexit sampai Halloween. Keputusan itu diambil setelah berminggu-minggu yang melelahkan di mana batas waktu Brexit semakin dekat dan karena opsi defaultnya adalah keluar tanpa kesepakatan.

Penundaan memiliki dua efek. Pertama, memungkinkan data untuk menggerakkan pasar. Angka, baik atau buruk, sebelumnya memiliki dampak terbatas dan berumur pendek pada Sterling. Kemudian fokus dengan cepat beralih kembali ke Brexit. Tapi sekarang, bisa memiliki dampak yang lebih signifikan karena Bank of England mungkin lebih memperhatikan data.

Dan kedua, sementara ketidakpastian tetap tinggi, Brexit tidak segera terjadi dan ini mendukung pound. Pembicaraan antara pemerintah dan oposisi terus berlanjut meskipun ada perbedaan. Oleh karena itu, laporan yang lumayan di tengah kondisi yang lebih baik untuk pound.

Dan melihat ke sisi lain, Dolar AS sekarang tertekan karena negosiasi yang terpisah. AS dan China telah membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan, dan bahkan ada laporan bahwa AS membuat konsesi mengenai intervensi pemerintah, langkah-langkah yang dilakukan untuk memfasilitasi penyelesaian kesepakatan. Perkembangan telah mendukung mood risk-on, yang melemahkan safe-haven Dolar AS.

Kesimpulan

Perlu laporan pekerjaan yang benar-benar menyedihkan untuk membuat pound tertekan. Dengan Brexit untuk sementara waktu dikesampingkan dan suasana pasar yang membaik, kondisi tampaknya mendukung GBP/USD. Jadi, laporan yang OK memiliki kesempatan untuk mengangkat GBP/USD.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • Inggris
  • Ketenagakerjaan
  • IndikatorEkonomi