Pratinjau Bank of England: Sisi Kenaikan Suku Bunga Sepi Karena MPC Tidak Memiliki Kejelasan Brexit

  • Komite Kebijakan Moneter/Monetary Policy Committee (MPC) Bank of England diperkirakan akan memilih mode tunggu dan lihat sambil memutuskan kebijakan moneter dan prospeknya dalam laporan Inflasi Februari.
  • Sikap kebijakan sangat dikondisikan oleh bentuk aktual Brexit yang pemerintah Inggris akan berikan, dengan Bank of England cenderung menunjukkan risiko Brexit tanpa-kesepakatan terhadap ekonomi Inggris dan mata uangnya.
  • Bank of England akan tetap berpegang pada kebijakan kenaikan suku bunga pertahun dengan bulai Mei menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk kenaikan suku bunga setelah awan gelap Brexit menghilang.

Komite Kebijakan Moneter/Monetary Policy Committee (MPC) Bank of England diperkirakan akan menjaga kebijakan moneter tidak berubah seperti yang terjadi pada bulan November dan Desember tahun lalu dengan suku bunga Bank di 0,75% dan stok aset yang dibeli di £435 miliar.

Tidak ada banyak pilihan untuk MPC pada saat ketidakpastian Brexit tinggi karena Dewan Rakyat menolak proposal Brexit pemerintah dan Perdana Menteri Inggris belum mengamankan variasi pada proposal saat ini dengan para mitra di Uni Eropa.

Ketika meninggalkan kebijakan moneter tidak berubah, Bank of England kemungkinan akan menyuarakan sekali lagi risiko Brexit tanpa-kesepakatan dan mengatakan bahwa Brexit tanpa kesepakatan bukanlah skenario yang paling mungkin.

Mengingat penurunan harga minyak dan kondisi pasar tenaga kerja Inggris yang ketat, Gubernur Bank of England Mark Carney diperkirakan akan merevisi ke bawah perkiraan inflasi jangka pendek sambil tetap berpegang pada bahasa "bertahap dan terbatas" sejauh mengenai prospek suku bunga Bank.

Bank of England menghadapi dua tren yang saling bertentangan terkait dengan target kebijakan utamanya, yaitu inflasi. Kemerosotan harga minyak pada kuartal terakhir 2018 menekan inflasi utama untuk melambat dalam jangka pendek sementara pasar tenaga kerja Inggris ketat dengan tingkat pengangguran di terendah 4-dekade dan upah Inggris naik pada tingkat pertumbuhan tercepat dalam satu dekade.

Ketika Bank of England mungkin meremehkan prospek inflasi jangka pendek dan mengatakan bersifat sementara, prospek jangka panjang untuk inflasi lebih dan lebih mungkin didorong oleh kenaikan upah dan itu secara fundamental merupakan faktor yang jauh lebih penting.

Dengan ketidakpastian Brexit membebani aktivitas ekonomi dan indikator-indikator berwawasan ke depan seperti IMP menunjuk ke perlambatan tajam dalam aktivitas ekonomi Inggris dengan pesanan baru dan ekspor turun, Bank of England kemungkinan besar akan berpegang pada kebijakan satu kenaikan suku bunga pertahun yang membuat laporan Inflasi Mei kandidat terpanas untuk kenaikan suku bunga di 2019.

Perubahan prospek suku bunga Bank yang akan mengubah ekspektasi tidak ada kenaikan suku bunga tahun ini tidak akan berdampak buruk pada Sterling, terutama jika prospek berubah karena implikasi kesepakatan Brexit yang negatif.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • BankSentral
  • BOE