Perkiraan USD/JPY: Bulls Menghadapi Tugas Berat

USD/JPY naik setinggi 107,29 kemarin, namun kebijakan AS terhenti dan penurunan yang terjadi di saham AS dan yield treasury mendorongnya kembali ke 106,30 di sesi Asia hari ini.

Kemunduran ini menyoroti betapa sulitnya bagi USD/JPY untuk melihat kenaikan yang berarti apapun dalam waktu dekat.

  • Meningkatnya kekhawatiran perang dagang - China kemungkinan akan melakukan pembalasan dengan tarif yang ditargetkan jika pemerintahan Trump memberlakukan tarif barang China senilai $60 miliar. Selain itu, pendekatan fleksibel Trump dengan Kanada, Australia mengindikasikan bahwa China dipilih dan maka ekonomi terbesar kedua di dunia sepertinya tidak akan mundur. Yen Jepang, yang didukung oleh surplus transaksi berjalan yang besar, semakin menguat jika perang dagang meningkat.
  • Aset berisiko untuk merasakan panas - Perang dagang kemungkinan akan merugikan pasar saham dan mengajukan penawaran beli di bawah Yen Jepang.
  • Fed hawkish kemungkinan akan berakhir menguatkan Yen karena ekuitas tidak lagi tahan terhadap kenaikan yield.
  • Dan yang terakhir tapi tidak kalah pentingnya, Kuroda dan Co memiliki sedikit ruang untuk mereda lebih jauh untuk mencegah apresiasi Yen. Juga, akhir-akhir ini, Kuroda telah membuat referensi halus untuk taper neraca keuangan. Jadi kalau ada, Kuroda nampaknya bergerak menuju normalisasi kebijakan (Yen positif).

Jadi, ada banyak faktor yang kemungkinan akan bekerja melawan bull USD. Grafik teknis juga menggemakan pesan serupa, meskipun dalam 24 jam ke depan, pasangan ini dapat kembali ke 107,30.

Grafik Harian

usdjpy

Pulback dari 107,29 menjadi 106,30 mengecewakan, bagaimanapun, support garis tren turun (resistance sebelumnya dilanggar pada 9 Maret) masih utuh. Selanjutnya, crossover bullish antara moving average 5 hari (MA) dan MA 10 hari mengindikasikan penetapan bullish jangka pendek. Sementara itu, pada grafik 4 jam, MA-50 dan MA-100 telah menurunkan bias bearish (bottom out)

Jadi, spot bisa mengunjungi kembali 107,32 - rendah September dan MA-30 haian menurun.

Kenaikan lebih lanjut terhadap 107,68 dapat dilihat jika AS melaporkan jumlah penjualan ritel Februari yang meledak dan kekhawatiran perang dagang.

Konon, keberlanjutan kenaikan tersebut dipertanyakan, mengingat momentum studinya bias bearish - MA 10 hari dan MA 30 hari tren lebih rendah untuk mendukung bear. Juga, MA-5 mingguan (106,42) dan MA 10 minggu terus turun dengan cara USD-negatif.

Skenario bearish - Seperti disebutkan sebelumnya, kemunduran kemarin dari 107,29 menjadi 106,30 telah memberi tekanan pada bull. Lanjutan negatif (sebaiknya di bawah 106,25) akan mengindikasikan rally dari 105,25 (rendah 2 Maret) telah berakhir pada 107,29 (tinggi kemarin) dan dapat menghasilkan uji ulang 105,25 - 105,00.

Informasi mengenai halaman-halaman ini berisi pernyataan berwawasan untuk masa mendatang yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Anda harus melakukan riset secara menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, galat, atau salah saji material. Juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Forex melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, dan juga tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, merupakan tanggung jawab Anda.

TOPIK TERKAIT
  • Mayor
  • USDJPY