Oil Review : Pasokan Terancam Terganggu, Harga Minyak Uji Level Tertinggi 2014

Pasar minyak mentah dunia kembali ditutup menguat, bertahan dilevel tertinggi sejak Desember 2014 merespon ketegangan geopolitik Timur Tengah.

Harga minyak nampaknya akan terus menguat tajam merespon seangkaian serangan yang terjadi pada Sabtu lalu.

Konflik yang terjadi telah meningkatkan kekhawatiran terjadinya gangguan pasokan minyak dari timur tengah karena perang.

Dipasar minyak spot, harga minyak ditutup naik hanya sebesar 16 sen atau 0.24% berakhir pada level $67.30 per barrel, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $67.73 dan serendah $66.69.

Sementara dipasar minyak mentah berjangka Crude Oil kontrak Juni ditutup naik sebesar 32 sen atau 0.50% berakhir pada level $67.39 per barrel di Divisi New York Mercantile Exchange.

Brent Crude kontrak Juni ditutup naik sebesar 56 sen atau 0.80% berakhir pada level $72.52 per barrel di Divisi ICE Futures Exchange London.

Memasuki sesi perdagangan awal pekan ini, pasar minyak dibuka terkoreksi tipis menrespon laporan jumlah kilang minyak aktif AS yang tercatat meningkat menjadi 815 dari 808 dalam sepekan terkahir.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, manfaatkan momentum pelemahan harga minyak untuk spekulasi Buy On Weakness, merespon ketegangan konflik geopolitik Timur Tengah.

Secara Teknikal , Hari ini harga minyak diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $68.90 - $66.40.

======================================
Analisa
======================================

Day Range     : $68.80 - $66.40
Outlook/Trend    : Positif

Resistance : 67.80 ; 68.40 ; 68.90
Support    : 66.40 ; 65.60 ; 65.10

TOPIK TERKAIT
  • Minyak
  • Brent