Market Review : Emas Fokus Pada Pertemuan AS-China Hingga Akhir Pekan

Harga emas bergerak cukup volatile selama sesi perdagangan Rabu (13/2), sempat menguat uji level tertinggi dalam sepekan - sebelum akhirnya ditutup dibwah $1,310.

Sementara indeks dolar AS coba terus bergerakan menguat - berhasil tabil diatas 97 dipenutupan Rabu.

Emas diuntungkan dari laporan kemungkinn Trum akan menandatangani kesepakatan anggaran senilai $1.3 milyar untuk pembangunan sekitar 55 mil Tembok perbatasan Mexico. Angka terebut jauh dari $5.7 milyar yang diharapkan oleh President Trump.

Merespon hal tersebut, harga emas nampak diuntungkan namun kembali terert oleh kemajuan kesepakatan perang data US-China.

Pagi ini, harga ems nampak stabil dikisaran $1,308 dan masih akan berkisar dirange yang terbatas

Dipenutupan Rabu (13/2), harga emas spot ditutup turun sebesar $4.30 atau 0.33% berakhir pada level $1,306.30 setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,318.05 dan serendah $1,304.95.

Sementara harga emas berjangka kontrak April ditutup naik sebesar 64 sen atau 1.19% berakhir pada level $1,315.10 per troy ounce di Divisi Comex.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas dan global akan terfokus pada serangkaian data GDP Eropa dan Inflasi Produsen (PPI) AS, masing-masing pada pukul 17:00 GMT+7 dan 20:30 GMT+7.

Diluar dari data ekonomi, pasar juga akan terfokus pada jadwal pertemuan Puncak US-China hari ini diBeijing.

Secara teknikal harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran  $1,312.00 -  $1,302.50.

==============================================
Trading Range     : $1,315.00 -  $1,297.00
Outlook     : Netral
==============================================