Market Review : Dolar Kembali Tekan Pergerakkan Emas

Harga emas terkoreksi disesi perdagangan Selasa (14/5), tertekan oleh penguatan dolar disepanjang sesi perdagangan berlangsung.

Pasar dolar rebound merespon komentar Preident yang Trump yang mengutarkan optimismenya pada pertemuan AS-China pada pertemuan mendatang.

Setelah sebelumnya, investor nampak tegang ditengah meningkatnya sentiment perang tarif antar AS dan Cina.

Disesi perdagangan Selasa (14/5), Harga emas spot ditutup turun sebesar $3.10 atau 0.24% berakhir pada level $1,296.70 per troy ounce, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,303.20 dan serendah $1,293.45

Sementara dipasar emas berjangka kontrak Juni, harga emas ditutup turun sebesar $5.50 atau 0.40% berakhir pada $1,296.30 per troy ounce di Divisi Comex.

Secara teknikal, melihat perkembangan fundamental dan penutupan harga emas pada awal pekan ini, emas dapat dikatakan telah keluar dari pola Bearish yang terbentuk sejak awal tahun ini.

Dalam jangka pendek masih terdapat peluang harga emas untuk terkoreksi dibawah level $1,300, yakni pada kisaran $1,291.00 - 1,285.00. Dimana level ini dapat dijadikan level alternatif "BUY ON WEAKNESS".

Diharapkan setelah terjadinya koreksi tersebut, harga emas akan menlanjutkan trend baru pada $1,310.40 ; $1,325.00 hingga akhir kuartal ke-2 tahun ini.

Sementara itu, tetap perhatikan level strong support saat ini pada $1,280.00 ; $1,265.00.

Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,299.00 - $1,285.10.

==============================================
Today 
==============================================
Trading Range     : $1,299.00 - $1,285.10
Outlook     : Positif
==============================================