Emas Flat Jelang Fed Minutes, Meski Dolar Bergerak Melemah

Harga emas ditutup doji, pada penutupan perdagangan Rabu (6/6) bergerak sempit ditengah minimnya data dan sentiment fundamental sepanjang sesi perdagangan berlangsung.

Harga emas nampak bergerak sempit, karena investor cenderung berburu pasar mata uang rival dolar merespon serangkaian rencana ECB untuk lakukan kenaikan suku bunga dan mengurangi program QE.

Emas menguat, sempat diperdagangkan pada kisaran tertinggi hariannya pada kisaran $1,301 per troy ounce setelah Euro menekan perdagangan dolar karenan rencana ECB baru-baru ini.

Dolar nampak terkoreksi turun cukup tajam, ditutup turun sebanyak 25 poin atau 0.275 berakhir pada level 93.64, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 93.91 dn serendah 93.43.

Disesi Rabu (6/6) Harga emas spot ditutup naik hanya sebesar 20 sen atau 0.02% berakhir pada level $1,296.15 per troy ounce, setelah sempat diperdagangkan naik hingga setinggi $1,301.55 dan serendah $1,293.55.

Dipasar emas berjangka kontrak Juni, harga emas ditutup naik sebesar $.80 atau 0.1% berakhir pada level $1,301.40 per troy ounce di Divisi Comex.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas akan terus terfokus pada pergerakkan index dolar AS ebagai rival utamanya. 

Menjelang akhir pekan ini, investor diharapkan berhati-hati pada serangkaian sentiment fundamental yang cenderung tidak menentu. Tetap fokus pada peluang kenaikan suku bunga Fed pada pertemuan 13 Juni mendatang.

Probability kenaikan suku bunga Fed per hari ini, berada pada level 93.8%.

Secara teknikal, harga emas masih berpotensi untuk bergerak lebih rendah dengan target kisaran rendah pada $1,272 pada Juni. Hal ini, menyimak kemungkinan pasar akan tertekan karena naikan suku bunga Fed.

Hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,302.00 – $1,287.60.

======================================
Analisa
======================================

Day Range    : 1,302.00 - $1,287.60
Outlook/Trend    : Negatif