Pada perdagangan hari Selasa (12/2), harga minyak mentah dibuka naik kemudian sempat tertekan di awal sesi perdagangan sebelum akhirnya diperdagangkan menguat dengan tekanan menjelang penutupan sebelum akhirnya ditutup di kisaran level USD53.38/barrel. Peningkatan optimisme pelaku pasar akan berlanjutnya pembicaraan mengenai perdagangan antara Amerika Serikagt dengan Republik Rakyat Tiongkok yang belum selesai hingga saat ini, membuat pelaku pasar melhat adanya keseriusan dari kedua belah pihak untuk cepat menyelesaikan masalah ini. 

Melihat pergerakan harga hari Selasa (12/2), diperkirakan harga minyak mentah akan berpotensi untuk kembali diperdagangkan melanjutkan kenaikannya. Saat ini harga minyak mentah tampak berada di dalam gelombang pergerakan harga naiknya, sehingga diperkirakan harga minyak mentah akan sangat berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Penguatan tersebut semakin Nampak karena minimnya tekanan jual pada harga minyak mentah saat ini. Diperkirakan bila harga minyak mentah menembus ke atas garis trend menurun-nya, maka ada potensi harga minyak mentah melesat lebih jauh.

WTI
 

Alpari Research & Analysis menerbitkan ulasan pasar, opini, penelitian, data dan komentarpasar yang umum untuk tujuan pendidikan, informasi dan ilustrasi. Informasi tersebut bukan merupakan rekomendasi atau saran atau penawaran atau permintaan untuk transaksi instrumen keuangan, atau untuk melakukan transaksi yang melibatkan instrumen keuangan atau strategi trading. Tidak ada jaminan hasil kinerja maupun penawaran pengembalian hasil investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua investasi membawa risiko yang dapat menyebabkan hilangnya investasi secara substansial atau menyeluruh. Setiap orang yang menggunakan materi atau informasi yang diberikan oleh Alpari Research & Analysis atau mengakses atau menggunakan situs webnya, kapan saja dan dengan cara apapun, baik secara langsung maupun tidak langsung, mengakui dan menyetujui Syarat dan Ketentuan ini.

Analysis feed

Analisa Terkini

Pilihan Editor

USD/JPY: Dalam Bid di Asia, Presiden Trump Hanya Menyebabkan Repricing Marjinal Peluang Penurunan Suku Bunga Fed

Pasangan ini menambah kenaikan moderat pada hari Senin meskipun Presiden Trump meningkatkan tekanan pada Federal Reserve AS untuk melonggarkan, dengan mencuit bahwa bank sentral yang 'sangat sesat' harus 'bergerak sekarang' untuk menurunkan suku bunga.

Berita USD/JPY lainnya

NZD/USD: Sentimen QE Merusak Kiwi, Tetapi Pasar Terlalu Cepat

NZD/USD turun setelah berita utama RBNZ yang telah memperingatkan pasar bahwa RBNZ berusaha menyegarkan kembali strategi kebijakan yang tidak konvensional.

Berita NZD/USD Lainnya

Analisis GBP/USD: Gejolak Jelang PM Inggris Baru

Pasangan GBP/USD telah jatuh di bawah 1,2500, mengakhiri hari dengan penurunan di sekitar 1,2480. Sterling berada di bawah tekanan jual menyusul berita yang mengindikasikan bahwa Sir Alan Duncan telah mengundurkan diri sebagai menteri luar negeri,

Analisa GBP/USD Lainnya

Deteksi level utama dengan Indikator Pertemuan Teknikal

Tingkatkan titik entri dan exit Anda juga dengan sarana ini. Sarana ini mendeteksi kepadatan beberapa indikator teknis seperti moving average, Fibonacci atau Pivot Points dan menyoroti indikator tesebut untuk digunakan sebagai dasar berbagai strategi.

Indikator Pertemuan Teknikal

Ikuti perdagangan pakar kami dengan alat Posisi Perdagangan

Temukan bagaimana posisi perdagangan kontributor khusus FXStreet (Pedagang Ritel, Pialang, dan Bank) saat ini untuk EUR/USD dan aset lainnya. Anda dapat mengklik setiap perdagangan untuk membaca analisis yang menjelaskan keputusan atau menggunakan agregat posisi untuk memahami bagaimana likuiditas didistribusikan di sepanjang skala harga.

Posisi Perdagangan

MATA UANG UTAMA

INDIKATOR EKONOMI

BERITA


PIALANG PILIHAN DI WILAYAH ANDA