Analisa Emas : Komentar Trump Dukung Seluruh Aset Safe-Haven Menguat Disesi AS Semalam

Pasar emas diperdagangkan sangat volatile disesi perdagangan Selasa (8/5) setelah President Trump menarik diri dari kesepaktan Nuklir Iran dan menegaskan akan memberlakukan sanksi "Keras" terhadap Iran.

Pasar emas sempat melemah tajam mencapai level terendah hariannya pada $1,305.85 menjelang pernyataan Trump menganggapi kesepakatan Nuklir Iran.

Namun harga emas kembali menguat tajam dan kembali pada level tertinggi hariannya setelah Trump menarik diri dari kesepakatan yang dibuat sejak tahun 2015 dibawah kepemimpinana barack Obama.

Pada 2015 lalu, Kesepakatan yang dikenal dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) telah mencabut sebagian besar sanksi Asdan Onternational terhadap Teheran karena pembatasan pada program Nuklir Iran.

Merespon laporan tersebut, harga emas bergerak sangat flutuatif dan ditutup dengan selisih tipis dari penutupan sebelumnya.

Disesi penutupan semalam, Harga emas spot ditutup naik hanya sebesar 40 sen atau 0.03% berakhir pada level $1,314.15 per troy ounce setelah sempat diperdagangkan naik hingga setinggi $1,317.45 dan serendah $1,305.85.

Dipasar emas berjangka kontrak Juni, harga emas ditutup turun hanya sebesar 40 sen atau 0.03% berakhir pada level $1,313.70 per troy ounce di Divisi Comex.

Sementara index dolar AS, ditutup naik sebesar 30 poin atau 0.32% berakhir pada level 93.09 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 93.30 dan serendah 92.67.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas diperkirakan akan bergerak volatile. Pasar akan terfokus pada sederetan laporan PPI AS pada pukul 19:30 GMT+7.

Secara teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,327.00 – $1,310.00.

======================================
Analisa
======================================

Day Range    : 1,327.00 - $1,305.80
Outlook/Trend    : Neutral

Resistance : 1,319.50 ; 1,327.00 ; 1,335.60
Support : 1,305.80 ; 1,301.80 ; 1,295.60