Analisa Emas : Emas Peluang Rebound Di Sesi Akhir Pekan

Harga emas diperdagangankan melemah tajam pada sesi perdagangan Kamis (19/7), merespon penguatan dolar pada level tertinggi sejak Juli 2017.

Dolar bergerak menguat dan menekan perdagangan pasar emas dan rival utama lainnya disesi perdagangan Amerika semalam ditengah kuatnya probability kenaikan suku bunga Fed selama 2018.

Namun, sesaat setelah President Trump berkomentar pada Interview CNBC yang mengungkapkan bahwa dirinya tidak "setuju" dengan kenaikan suku bunga bertahap Federal Reserve AS saat ini.

Dolar turun dari level tertinggi hariannya dan hanya ditutup dengan keuntungan tipis paska interview dirilis.

Dipasar spot, harga emas ditutup turun sebesar $4.80 atau 0.39% berakhir pada level $1,222.45 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,229.45 dan serendah $1,211.35.

Dipasar emas berjangka, harga emas kontrak Agustus ditutup turun sebesar $3.90 atau 0.30% berakhir pada level $1,224.00 per troy ounce di Divisi Comex.

Sementara index dolar AS ditutup naik tipis hanya sebesar 8 poin atau 0.08% berakhir pada level 95.20, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 95.67 dan serendah 94.91.

Memasuki sesi perdagangan akhir pekan, investor diharapkan waspada pada peluang perubahan trend karena aksi profit taking.

Minimnya data sepanjang sesi perdagangan AS malam ini, akan mendorong emas terfokus pada pergerakkan indeks dolar AS sebagai rival utamanya.

Secara teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran   $1,224.00 -  $1,208.00.

======================================
Analisa
======================================

Day Range    : 1,224.00 – 1,208.00
Outlook/Trend    : Negatif