Analisa Emas : Emas Anjlok, Dolar Uji Level 91

Harga emas diperdagangkan turun tajam disesi perdagangan Senin (23/4), merespon penguatan index dolar AS – yang kembali menguji level 91 awal pekan ini.

Dolar melonjak setelah dalam sepekan lalu hampir diperdagangkan flat dan didukung oleh sederetan laporan data semalam yang dirilis dengan hasil yang cukup baik.

Pada sesi akhir Senin, index dolar AS ditutup naik sebanyak 59 poin atau 0.65% berakhir pada level 90.93, setelahsempat diperdagangkan hingga setinggi 90.99 dan serendah 90.32.

Dipasar emas, harga emas spot ditutup anjlok karena melemahnya sentiment geopolitik yang pekan lalu menjadi fokus utama pasar global. Harga emas turun sebanyak $11.40 atau 0.85% berakhir pada level $1,324.55 per troy ounce setelah sempat diperdagangkan naik hingga setinggi $1,335.35 dan serendah $1,321.75.

Dipasar emas berjangka kontrak Juni, harga emas ditutup turun sebesar $14.30 atau 1.10% berakhir pada level $1,324.00 per troy ounce di Divisi Comex.

Dalam serangkaian data PMI AS semalam, menunjukkan bahwa Manufacturing PMI AS dirilis naik menjadi 56.5 , data dirilis lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 55.2 (F) dan 55.6 (P).

Sedangkan Service PMI AS dirilis naik menjadi 54.4 , data dirilis lebih bak dari perkiraan dan data sebelumnya pada 54.3 (F) dan 54.0 (P).

Dari sektor perumahan, Existing Home Sales AS data dirilis naik sebanyak 1.1% menjadi 5.60M selama periode Maret. Data dirilis lebih dari dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.20% (F) dan 3.0% (P).

Disesi perdagangan hari ini, pasar emas dan global nampaknya akan kembali diperdagangkan volatile. Emas masih rentan untuk terkoreksi turun merespon penguatan index dolar AS.

Secara teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,337.30 – $1,321.70.

======================================
Analisa
======================================

Day Range    : 1,337.30 - $1,321.70
Outlook/Trend    : Positif

Resistance : 1,330.70 ; 1,337.30 ; 1,342.40
Support : 1,321.70 ; 1,316.80 ; 1,310.90