Sterling stabil hari ini setelah terjungkal kemarin ke level terendah dalam 2,5 bulan akibat pernyataan Perdana Menteri Inggris terkait Brexit. Sedangkan dollar masih mengalami tekanan akibat aksi ambil untung.

Dalam wawancara TV, PM Inggris Theresa May mengatakan pihaknya menginginkan kesepakatan terbaik dalam proses keluar dari Uni Eropa tanpa perlu mendapat sisa-sisa fasilitas keanggotaan. Ia membantah spekulasi Inggris masih bisa dapat sebagian insentif meski keluar dari Uni Eropa. Intinya, Inggris secara penuh lepas dari Uni Eropa tanpa meninggalkan apapun.

Pernyataan itu menghempaskan harapan masih adanya akses pasar tunggal Eropa setelah Brexit. Selama ini, banyak yang berharap keluarnya Inggris dari Uni Eropa tidak menyebabkan kesepakatan perdagangan bebas dengan Uni Eropa dicabut. Pasarnya, sebagian besar ekspor Inggris mengalir ke Uni Eropa dan tanpa akses pasar tunggal, Inggris bakal terkena tarif.

Sejak Brexit, pound sudah anjlok 18%. Sempat terangkat karena harapan masih adanya akses pasar tunggal, kini sterling jatuh kembali karena bayang-bayang hard Brexit. Dalam perdagangan di Asia, sterling bertengger di $1,2170 setelah melemah 0,5% kemarin dengan menyentuh $1,2124 yang merupakan level terendah sejak Oktober. Penembusan support $1,2100-1,2080 menjadi bearish continuation dengan target $1,2110, low 10 Oktober. Kalaupun rebound, diperlukan koreksi dollar yang signifikan agar bisa bertahan.

Sementara itu, dollar melanjutkan koreksinya karena aksi ambil untung dan pernyataan pejabat the Fed yang beragam. Menjelang pidato Presiden Terpilih Donald Trump, banyak yang menyesuaikan posisi dan profit taking. Mereka menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai langkah Trump soal kebijakan ekonomi dan fiskal.

Profit taking juga terjadi setelah Presiden the Fed distrik Boston Eric Rosengren mendukung percepatan normalisasi kebijakan untuk meredam inflasi. Tapi Presiden distrik Atlanta Dennis Lockhart mengatakan terlalu dini untuk menilai bagaimana kebijakan Trump dapat mempengaruhi ekonomi. Indeks dollar turun 0,2% ke 101,58 setelah turun 0,2% kemarin. Bila ditutup di bawah 101,30-101,00, indeks kemungkinan mengarah ke 100,80. Terhadap yen, dollar melemah 0,2% ke 115,35. Bila support 115- 114,80 ditembus, dollar terancam menuju 114.


Rekomendasi

EUR
eurusd

JPY
usdjpy

GBP
gbpusd

CHF
usdchf

AUD
audusd